Samarinda – Komisi IV DPRD Kota Samarinda memastikan peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan tetap menjadi perhatian dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. Salah satu program yang didorong ialah rehabilitasi puluhan sekolah di berbagai wilayah Kota Samarinda.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengatakan usulan rehabilitasi yang dibahas bersama pemerintah kota didominasi oleh perbaikan ringan. Sementara rehabilitasi berat hanya akan diberikan kepada sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana
“Usulan yang kami bahas sebagian besar merupakan rehabilitasi ringan. Untuk rehabilitasi berat hanya diprioritaskan bagi sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana,” ungkap Novan, Senin (13/7/2026).
Menurut Novan, langkah tersebut dilakukan agar alokasi anggaran dapat menjangkau lebih banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan fasilitas tanpa mengabaikan kebutuhan penanganan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan serius.
Ia menegaskan rehabilitasi sekolah tetap menjadi salah satu program prioritas yang akan diperjuangkan Komisi IV dalam pembahasan APBD 2027.
“Rehabilitasi sekolah tetap kami dorong menjadi salah satu prioritas pada pembahasan APBD 2027,” katanya.
Novan menjelaskan, sekolah-sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana kini sebagian besar telah memasuki tahap akhir penyelesaian. Karena itu, pada pembahasan anggaran tahun depan perhatian dapat dialihkan kepada sekolah lain yang memerlukan perbaikan fasilitas.
Ia menyebut SMP Negeri 2 Samarinda dan SMP Negeri 5 Samarinda merupakan dua sekolah yang penanganannya sudah berjalan sehingga tidak lagi menjadi fokus utama dalam usulan rehabilitasi tahun anggaran 2027.
Secara keseluruhan, terdapat sekitar 50 sekolah yang diusulkan memperoleh rehabilitasi melalui APBD 2027. Jumlah tersebut terdiri atas sekitar 35 Sekolah Dasar (SD) dan 15 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Komisi IV berharap usulan tersebut dapat diakomodasi dalam pembahasan anggaran sehingga kondisi infrastruktur pendidikan di Kota Samarinda semakin layak dan mampu menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal. (Adv/ DPRD Samarinda)




