Setoran PAD Teras Samarinda Rendah, DPRD Dorong Evaluasi Kerja Sama

sinarkaltim.id

Ilustrasi Teras Samarinda

SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda kembali menyoroti belum optimalnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pengelolaan kawasan Teras Samarinda dan mendorong evaluasi terhadap pola kerja sama yang berjalan saat ini.

Achmad Sukamto, Ketua Pansus LKPJ, mengungkapkan pada tahun 2025 kontribusi yang masuk ke kas daerah hanya sekitar Rp500 juta. Angka ini dinilai belum mencerminkan nilai strategis kawasan yang berada di pusat kota.

Baca Juga  DPRD Samarinda Nilai UU PPRT Harus Diikuti Aturan Teknis di Daerah

“Angka itu masih sangat kecil. Artinya ada yang perlu dievaluasi,” ujarnya, Senin (4/52026).

Menurutnya, skema kerja sama yang saat ini berjalan dinilai belum memberikan manfaat optimal bagi pemerintah daerah. DPRD pun mendorong adanya peninjauan ulang terhadap kontrak yang ada.

“Kita ingin ada skema yang lebih adil, misalnya dengan bagi hasil yang lebih proporsional,” katanya.

Baca Juga  Disdikbud Bontang Antisipasi Lunturnya Budaya Lokal di Era Digital

Ia menegaskan, pemerintah kota sebagai penyedia fasilitas dan ruang publik harus mendapatkan nilai ekonomi yang sepadan. Tanpa perhitungan yang matang, kerja sama berisiko hanya menguntungkan satu pihak.

Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan kawasan tersebut, agar seluruh potensi pendapatan dapat terdata dan masuk ke kas daerah secara maksimal.

Baca Juga  DPRD Samarinda Siapkan Perda Reklame, Kebocoran PAD dari Iklan Liar Disorot

Evaluasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperbaiki pengelolaan aset daerah, sehingga ke depan mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap PAD Kota Samarinda.

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar