BONTANG – Program pemasangan kamera pengawas (CCTV) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Bontang mulai berjalan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyalurkan bantuan tersebut ke 25 sekolah yang tersebar di tiga kecamatan.
Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Nuryadi Bakhtiar, mengungkapkan bahwa setiap sekolah rata-rata menerima lebih dari 20 unit CCTV, meskipun jumlahnya tidak merata karena beberapa sekolah berada dalam satu kompleks.
Penyaluran dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Meski demikian, tidak semua sekolah bisa menikmati program ini.
Sekolah-sekolah yang berada di kawasan pesisir justru belum tersentuh bantuan tersebut. Keterbatasan jaringan internet dan listrik menjadi alasan utama terhambatnya pemasangan CCTV.
“Yang pesisir belum bisa, karena kendala jaringan dan listrik yang belum tersedia,” jelas Nuryadi.
Kondisi ini menyoroti adanya kesenjangan fasilitas pendidikan antarwilayah di Bontang. Di satu sisi, sekolah perkotaan mulai dilengkapi sistem pengawasan modern, sementara di sisi lain, sekolah pesisir masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar.
Padahal, tujuan utama pemasangan CCTV adalah untuk meningkatkan pengawasan dan menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi siswa. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, manfaat tersebut belum bisa dirasakan secara merata.
“Harapannya, seluruh proses penyaluran dapat selesai dalam minggu ini, sembari menunggu solusi untuk wilayah yang masih terkendala,” tukasnya.




