Sinarkaltim.id, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi mencanangkan program kunjungan dokter spesialis ke desa-desa.
Program ini digagas sebagai upaya nyata pemerintah dalam menangani berbagai persoalan kesehatan yang selama ini membelenggu masyarakat pedesaan, terutama anak-anak.
Bupati Kukar Edi Damansyah mengungkapkan bahwa program tersebut berangkat dari keprihatinan atas temuan sejumlah kasus stunting, gizi buruk, dan permasalahan tumbuh kembang anak yang terdeteksi dalam Pemeriksaan Serentak (PemTak) pada Juli 2024 lalu.
“Dari hasil PemTak itu, ditemukan banyak anak yang mengalami masalah seperti stunting, gizi buruk, kurang gizi, berat badan tidak naik, dan sebagainya. Itu yang menjadi perhatian kami,” ujar Edi.
Sebagai tindak lanjut awal, Pemerintah Kukar telah menjalankan program pemberian makanan tambahan kepada anak-anak pada periode September–Oktober 2024. Namun, Edi menekankan bahwa langkah itu belum cukup untuk menyelesaikan akar persoalan.
“Kalau stunting, misalnya, harus ditangani dokter spesialis anak. Kalau kehamilan tinggi, yang menangani juga harus dokter spesialis kandungan. Karena itu, kami menggagas program kunjungan dokter spesialis ke desa,” pungkas Edi.




