Masyarakat Merasakan Manfaat, Kolaborasi Jadi Fondasi Kenaikan Status Desa di Kutai Kartanegara

sinarkaltim.id

Kepala DPMD Kukar, Arianto (istimewa)
Kepala DPMD Kukar, Arianto (istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Peningkatan kualitas hidup masyarakat desa di Kutai Kartanegara (Kukar) kian terasa.

Pelayanan dasar yang makin mudah, infrastruktur yang lebih baik, hingga ketahanan pangan yang terjaga menjadi indikator keberhasilan pembangunan desa.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto kemajuan tersebut tidak terlepas dari peran aktif semua elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga partisipasi masyarakat.

Baca Juga  Cetak Juara Tanpa Henti, SMP 4 Bangun Tim Basket Sejak Usia SDSudah Terbiasa Tes Online, Siswa SMPN 1 Bontang Tak Kesulitan Jalani TKA Perdana

“Peningkatan status desa harus memenuhi sejumlah indikator. Contoh jalan menuju ke suatu desa itu mulus, ketahanan pangan melimpah,” ujar Arianto.

Arianto menjelaskan bahwa indikator yang digunakan meliputi infrastruktur, ketahanan pangan, data statistik, dan pelayanan dasar.

Semua itu menjadi penentu utama bagi desa untuk bisa naik status, dari berkembang menjadi maju, dan dari maju menjadi mandiri.

Baca Juga  Dua TPS Baru Disiapkan di Kukar, DLHK Dorong TPS 3R dan Lakukan Studi TPA Bekotok

Namun, ia menekankan bahwa pencapaian ini tidak bisa dilakukan secara sektoral. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan OPD teknis, dunia usaha, dan masyarakat desa itu sendiri.

“Peningkatan status desa ini bukan hanya sebagai tanda. Tapi dapat mempermudah pelayanan dasar dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar