Komisi IV DPRD Samarinda, Minta Disdikbud Benahi Data Sekolah dan Perjelas Penggunaan Anggaran

sinarkaltim.id

Anhar, Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda

SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda segera membenahi sistem pendataan sekolah serta memperjelas penggunaan anggaran pendidikan di Kota Samarinda.

Permintaan tersebut disampaikan dalam hearing bersama Disdikbud yang digelar pada Selasa (5/5/2026). Dalam forum itu, Anhar menyoroti masih adanya sekolah yang belum terdata secara lengkap dalam sistem pendataan pendidikan. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi kendala dalam penyusunan kebijakan maupun perencanaan program pendidikan di daerah.

Baca Juga  Keluarga Mahasiswa Universitas Mulawarman Desak Evaluasi Total terhadap PKKMB 2025

“Berapa jumlah sekolah yang belum tercatat dengan jelas. Ini menyangkut perencanaan,” katanya.

Ia menilai pendataan yang akurat sangat penting karena menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan sarana dan prasarana, jumlah tenaga pendidik, hingga distribusi anggaran pendidikan. Jika data yang dimiliki tidak lengkap, maka kebijakan yang diambil pemerintah dikhawatirkan tidak tepat sasaran.

Selain persoalan data sekolah, Anhar juga menyinggung masih kurangnya tenaga pendidik di sejumlah wilayah di Samarinda. Ia menilai distribusi guru perlu diperhatikan agar tidak terjadi ketimpangan antara sekolah di pusat kota dengan sekolah yang berada di wilayah pinggiran.

Baca Juga  Dispar Kukar Dorong Wisata Hulu Mahakam Lewat Paket Terpadu

Menurutnya, pemerataan guru menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Samarinda. DPRD meminta pemerintah daerah segera melakukan evaluasi terhadap kebutuhan tenaga pengajar agar kekurangan guru dapat segera diatasi.

Di sisi lain, Anhar juga menyoroti besarnya anggaran pendidikan tahun 2025 yang mencapai lebih dari Rp1,1 triliun. Ia menilai penggunaan anggaran tersebut harus dijelaskan secara rinci dan transparan kepada DPRD maupun masyarakat.

Baca Juga  Pemerintah Kukar Fokus Pelestarian Jembatan Besi Tenggarong, Pindahkan Lokasi Pembangunan Jembatan Baru

“Kami ingin tahu alokasinya ke mana saja, jangan sampai tidak jelas,” tegasnya.

Ia memastikan DPRD akan terus mengawal pelaksanaan program pendidikan serta meminta kelengkapan dokumen dari Disdikbud. Langkah itu dilakukan untuk memastikan anggaran pendidikan benar-benar digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Samarinda. (*)

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar