Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengapresiasi pelaksanaan Job Fair yang digelar Pemerintah Kota Samarinda bersama berbagai perusahaan, Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang turut dihadiri Wali Kota Samarinda itu dinilai menjadi salah satu langkah konkret dalam menekan angka pengangguran di Kota Tepian.
Helmi mengatakan, berdasarkan paparan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, ratusan pencari kerja berpeluang langsung terserap oleh perusahaan yang berpartisipasi.
“Kurang lebih tadi disampaikan 764 kalau tidak salah yang akan diterima sebagai pekerja, dari 1.000 lebih pelamar. Ini artinya seiring dengan yang disampaikan Pak Wali Kota, salah satunya bagaimana mengentaskan pengangguran,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya jumlah tenaga kerja yang berpotensi diterima menunjukkan adanya kebutuhan dunia usaha terhadap sumber daya manusia. Karena itu, ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan bekerja.
Namun, Helmi mengingatkan bahwa persaingan di dunia kerja saat ini tidak hanya mengandalkan ijazah pendidikan formal. Ia menilai generasi muda harus membekali diri dengan keterampilan tambahan yang sesuai dengan kebutuhan industri agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.
“Modal ijazah saja itu tidak cukup. Jadi, kita minta juga kepada warga masyarakat, tentunya generasi muda, minimal punya satu keahlian yang bisa mendukung. Jadi, ketika perusahaan membutuhkan itu, mereka tidak tereliminasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguasaan keterampilan teknis maupun nonteknis akan menjadi nilai tambah bagi para pencari kerja di tengah perkembangan dunia industri yang semakin kompetitif. Oleh sebab itu, Helmi mendorong generasi muda untuk aktif mengikuti pelatihan, sertifikasi kompetensi, maupun program peningkatan kapasitas yang diselenggarakan pemerintah maupun lembaga pendidikan.
Helmi berharap sinergi antara Pemerintah Kota Samarinda, dunia usaha, dan lembaga pendidikan terus diperkuat agar kebutuhan tenaga kerja dapat dipenuhi oleh sumber daya manusia lokal yang kompeten, sehingga angka pengangguran di Samarinda dapat terus ditekan dari tahun ke tahun. (Adv/ DPRD Samarinda)



