BONTANG – Kondisi sejumlah fasilitas di SMP Negeri 1 Bontang mulai mengalami kerusakan. Pihak sekolah pun mengusulkan perbaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, terutama pada pintu kelas dan toilet yang dinilai sudah tidak layak.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bontang, Riyanto melalui Syamsuddin Bidang Sarana dan Prasarana, mengungkapkan bahwa Disdikbud Bontang telah melakukan survei beberapa hari lalu untuk meninjau langsung kondisi tersebut.
“Yang diusulkan ada perbaikan pintu di enam kelas. Kondisinya sudah mulai rusak karena masih menggunakan bahan tripleks,” ujarnya saat ditemui, Selasa (7/4/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan, pintu kelas lama dinilai kurang tahan lama dibandingkan dengan bangunan baru yang sudah menggunakan material kayu ulin yang lebih kuat.
Selain itu, empat unit toilet juga masuk dalam daftar usulan perbaikan. Bahkan, dua di antaranya sudah tidak digunakan karena kondisinya yang rusak dan tidak layak pakai.
Meski demikian, pihak sekolah hanya sebatas mengajukan usulan. Keputusan akhir terkait prioritas perbaikan tetap berada di tangan Disdikbud, terlebih di tengah kondisi anggaran daerah yang mengalami defisit.
“Kami hanya mengusulkan. Nanti dari Disdikbud yang menentukan mana yang jadi prioritas,” tambahnya.
Tak hanya perbaikan, sekolah juga mengusulkan pemasangan material WPC (Wood Plastic Composite) untuk mempercantik tampilan bangunan. Namun, rencana tersebut masih menunggu hasil survei dan persetujuan dari pihak terkait.
“Cuma kita masih menunggu hasilnya seperti apa, karena kan saat ini memang sedang devisit anggarannya. Jadi, nanti akan dilihat mana yang lebih prioritas,” tandasnya.




