Pemkab Kukar Siapkan Pembekalan untuk ASN yang Memasuki Masa Purnatugas

sinarkaltim.id

Sekda Kukar, Sunggono.
Sekda Kukar, Sunggono.

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mendorong penguatan program pembekalan purnatugas bagi aparatur sipil negara (ASN). Program ini diarahkan untuk membantu ASN mempersiapkan kehidupan setelah pensiun, seiring perkiraan 536 ASN di Kukar mencapai batas usia pensiun (BUP) sepanjang 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan jumlah ASN yang memasuki masa pensiun setiap tahun berkisar 500 hingga 600 orang. Angka tersebut belum termasuk ASN yang meninggal dunia, pindah tugas, maupun diberhentikan.

Menurut Sunggono, pembekalan purnatugas perlu menjadi bagian dari program kerja Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), sejalan dengan misi Bupati Kukar dalam mewujudkan ASN Sejahtera.

Baca Juga  Minim Penerangan, Jalan Jongkang Kukar Siap Dibangun LPJU Mulai Mei 2025

“Program pembekalan bagi ASN yang akan memasuki masa pensiun ini sangat penting,” ujar Sunggono.

Ia menjelaskan, tidak semua ASN memiliki persiapan memadai untuk menjalani kehidupan setelah pensiun. Sebagian berpotensi mengalami kebingungan karena kehilangan rutinitas pekerjaan, sementara belum memiliki rencana kegiatan selanjutnya.

Pemkab Kukar sebelumnya telah memfasilitasi pembekalan bagi ASN yang akan memasuki masa pensiun. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 300 peserta. Antusiasme peserta menjadi salah satu pertimbangan untuk melanjutkan program serupa dengan materi yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan.

Baca Juga  87 Desa di Kukar Berstatus Mandiri, Tak Ada Lagi Desa Tertinggal

Salah satu langkah yang akan didorong ialah mengidentifikasi minat dan potensi ASN sebelum memasuki masa pensiun. Dengan pemetaan tersebut, perangkat daerah terkait dapat menyiapkan pelatihan, pendampingan, maupun dukungan sesuai rencana kegiatan masing-masing.

ASN yang berminat di bidang pertanian, misalnya, dapat diarahkan untuk mengembangkan usaha hortikultura. Sementara itu, ASN yang ingin membuka usaha laundry dapat memperoleh pelatihan keterampilan yang relevan.

Baca Juga  Dispora Kukar Hadirkan Mentor Profesional untuk Kuatkan Bisnis Pemuda

“Kalau kita sudah mengetahui kebutuhan mereka sejak jauh-jauh hari, dinas terkait bisa menyiapkan bantuan dan pendampingan yang diperlukan,” jelasnya.

Selain pembekalan bagi ASN, Sunggono juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) memberi perhatian kepada keluarga ASN yang membutuhkan peningkatan kapasitas dan dukungan pengembangan usaha.

Ia berharap pengurus Korpri yang baru dapat menindaklanjuti program tersebut agar ASN memiliki persiapan lebih terarah dalam menjalani masa purnatugas, sesuai kemampuan dan minat masing-masing. (Adv/kr)

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar