Pemkab Kukar Bangun Ekosistem UMKM melalui Arbizz Space dan Kukargo

sinarkaltim.id

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Sinarkaltim.id, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat ruang pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan ruang usaha sekaligus perluasan akses pemasaran digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Arbizz Space di kawasan Taman Pujasera, Tenggarong, serta aplikasi Kukargo yang dikembangkan sebagai etalase digital produk UMKM Kukar.

Arbizz Space dan Kukargo resmi diluncurkan pada Sabtu (3/10/2026). Kehadiran Arbizz Space diarahkan tidak hanya sebagai tempat pelaku UMKM menjalankan usaha, tetapi juga sebagai ruang publik yang menggabungkan aktivitas ekonomi, rekreasi, dan budaya masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar Muhammad Reza mengatakan, Arbizz Space telah beroperasi sekitar satu bulan sebelum peluncuran. Dari 58 gerai yang tersedia, seluruhnya telah dikontrak oleh UMKM lokal Kukar.

Baca Juga  Dispora Kukar Intensifkan Perawatan Stadion Rondong Demang, Fasilitas Pendukung Jadi Perhatian Utama

Namun, saat peluncuran berlangsung, sebanyak 54 gerai telah beroperasi, sedangkan empat gerai lainnya masih dalam tahap perbaikan.

“Memang saat ini yang beroperasi ada 54 gerai, 4 gerai masih dalam tahap perbaikan gerai. Tadi kami laporkan kepada Pak Bupati, 58 gerai ini sudah diisi oleh UMKM lokal di Kutai Kartanegara,” kata Reza.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, keberadaan Arbizz Space diharapkan dapat memberikan ruang bagi UMKM untuk mengembangkan kegiatan usaha sekaligus mendorong aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

Menurutnya, keberlangsungan aktivitas pengunjung menjadi salah satu faktor penting agar ruang usaha tersebut dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM.

Baca Juga  TPID Kukar Sukses Jaga Stabilitas Harga pada Bulan Ramadan dan Jelang Idulfitri

“Kita harapkan suasana ramainya Arbizz Space ini bisa kita jaga di setiap malamnya atau di setiap sorenya, sehingga ini akan meningkatkan pendapatan UMKM yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” katanya.

Aulia menyebut pelaku UMKM yang memanfaatkan Arbizz Space berasal dari sejumlah wilayah di Kukar, tidak hanya dari Tenggarong. Salah satunya berasal dari Kecamatan Kembang Janggut.

Pemkab Kukar juga membuka pemanfaatan panggung di kawasan tersebut untuk kegiatan masyarakat, termasuk pertunjukan seni dan budaya. Dengan konsep tersebut, Arbizz Space diarahkan menjadi ruang yang mempertemukan aktivitas ekonomi dengan kegiatan publik.

“Kita berharap Arbizz Space ini betul-betul menjadi pusat warga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara untuk kegiatan rekreasi, budaya, dan bisnis,” jelasnya.

Baca Juga  BUPATI KUKAR DUKUNG PENUH PEMBANGUNAN KAMPUNG NELAYAN MERAH PUTIH, PELETAKAN BATU PERTAMA SEGERA DIGELAR

Sementara itu, penguatan UMKM juga dilakukan melalui sisi pemasaran digital. Pemkab Kukar bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar mengembangkan Kukargo sebagai etalase digital untuk produk UMKM.

Platform tersebut diarahkan untuk memperluas akses pemasaran sehingga produk UMKM Kukar tidak hanya mengandalkan transaksi secara langsung di ruang usaha.

Dalam pengelolaannya, Arbizz Space diserahkan kepada pihak ketiga untuk mendukung pengembangan kegiatan serta berbagai acara pendukung di kawasan tersebut.

Adapun produk makanan yang dipasarkan di Arbizz Space telah melalui proses kurasi sebelum ditawarkan kepada masyarakat. Kurasi dilakukan untuk memastikan produk yang tersedia memenuhi aspek keamanan konsumsi. (Adv/kr)

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar