Samarinda – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mendorong seluruh perbankan yang beroperasi di Kota Tepian agar meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurut Iswandi, DPRD ingin mengetahui sejauh mana kepedulian sektor perbankan terhadap pembangunan Kota Samarinda, terutama melalui pemanfaatan dana CSR yang dimiliki masing-masing bank.
“Kami ingin mengetahui sejauh mana kepedulian bank terhadap pembangunan Kota Samarinda, terutama melalui program CSR yang mereka miliki,” ucapnya, Senin (13/7/2026).
Ia menilai, hingga saat ini kontribusi perbankan terhadap pembangunan daerah masih belum optimal. Dari pengamatannya, Bankaltimtara menjadi salah satu bank yang selama ini terlihat paling aktif mendukung berbagai program pembangunan di Samarinda, sementara bank-bank lainnya belum menunjukkan kontribusi yang signifikan.
“Selama ini yang terlihat cukup banyak berkontribusi adalah Bankaltimtara. Sementara bank-bank lainnya belum banyak terlihat memberikan manfaat langsung bagi kota,” katanya.
Iswandi menegaskan, bank yang memperoleh keuntungan dari aktivitas bisnis di Samarinda sudah sepatutnya turut memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program-program CSR yang berdampak nyata. Menurutnya, dukungan tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk pembangunan fasilitas publik maupun infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Sebagai contoh, ia menyebut pembangunan ikon kota seperti Patung Pesut Mahakam dapat dibiayai melalui dana CSR perusahaan, sehingga pemerintah tidak harus sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Tidak semua pembangunan harus menggunakan APBD. Misalnya pembangunan ikon kota, itu bisa saja didukung oleh satu bank melalui program CSR,” terangnya.
Ia meyakini, apabila seluruh bank besar yang beroperasi di Samarinda bersedia mengambil bagian melalui satu proyek CSR yang bermanfaat bagi masyarakat, dampaknya akan sangat besar bagi percepatan pembangunan kota sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah.
“Kalau setiap bank mengambil satu proyek yang bermanfaat bagi masyarakat, tentu dampaknya akan sangat besar bagi pembangunan kota,” tutupnya. (Adv/ DPRD Samarinda)




