DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Sensus Ekonomi 2026 untuk Dasar Kebijakan Daerah

sinarkaltim.id

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie

DPRD Samarinda Tekankan Pentingnya Sensus Ekonomi 2026 untuk Dasar Kebijakan Daerah

Samarinda – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menyoroti pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Hal itu disampaikan dalam rapat hearing bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda di Ruang Rapat Gabungan Lantai 1 DPRD Samarinda, Selasa (27/4/2026).

Rapat tersebut membahas kesiapan pelaksanaan sensus ekonomi tahun ini, termasuk dukungan DPRD dalam memperkuat sosialisasi kepada masyarakat dan para pelaku usaha di berbagai sektor.

Baca Juga  Iswandi: Samarinda Tak Bisa Bergantung pada Sawit, UMKM Harus Jadi Prioritas

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengatakan BPS membutuhkan dukungan dari DPRD agar pelaksanaan sensus berjalan optimal dan partisipasi masyarakat meningkat.

Menurutnya, sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam memotret kondisi usaha di Samarinda, mulai dari sektor mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan berskala besar.

“BPS Kota Samarinda ingin melaksanakan sensus ekonomi tahun ini. Karena itu mereka meminta dukungan DPRD agar dapat membantu menyosialisasikan kepada masyarakat, khususnya pelaku ekonomi dari sektor mikro sampai usaha besar,” ujarnya.

Baca Juga  Asah Mental Bertanding, SDN 006 Bontang Aktif Kirim Siswa ke Lomba Atletik

Novan menegaskan, data yang dihasilkan nantinya harus mampu menjadi rujukan pemerintah dalam menentukan program pembangunan dan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran.

Ia menilai kebijakan yang baik harus didasarkan pada data yang akurat, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dijawab secara maksimal.

“Kami berharap data yang dihasilkan nanti bisa memberi dampak bagi pemegang kebijakan, sehingga pemerintah ke depan mampu mengambil keputusan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Dispora Kukar Ajak Sekolah Aktifkan LKBB, Partisipasi SMA di Kukar Masih Minim

Selain itu, Novan menjelaskan bahwa pemerintah secara berkala melaksanakan tiga jenis sensus utama, yakni sensus penduduk, sensus pertanian, dan sensus ekonomi.

Ia berharap hasil sensus ekonomi 2026 nantinya tidak hanya dimanfaatkan pemerintah, tetapi juga dapat diakses sektor swasta dan masyarakat sebagai gambaran perkembangan ekonomi Kota Samarinda dalam 10 tahun terakhir.

“Data ini bukan hanya untuk pemerintah, tetapi juga penting bagi sektor swasta dan masyarakat agar mengetahui perkembangan serta pergerakan ekonomi di Kota Samarinda,” pungkasnya. (*)

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar