Andriansyah Dorong Sungai Mahakam Jadi Ikon Transportasi dan Wisata Samarinda

sinarkaltim.id

Anggota DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah (ist)

Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah, mengusulkan pengembangan transportasi sungai sebagai alternatif untuk mengurangi kemacetan sekaligus mengoptimalkan potensi Sungai Mahakam. Menurutnya, transportasi berbasis sungai dapat menjadi pilihan masyarakat apabila didukung infrastruktur dan layanan yang nyaman.

Gagasan tersebut disampaikannya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Samarinda, Jumat (10/7/2026). Ia menilai Sungai Mahakam selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai moda transportasi publik, padahal memiliki potensi besar untuk mendukung mobilitas warga.

Baca Juga  Pola Konsumsi Masyarakat Kukar Bergeser, Ikan Jadi Pilihan Utama Sumber Protein

“Kita belum memanfaatkan potensi sungai sebagai sarana wisata maupun transportasi. Memang kita tidak punya arung jeram, tetapi untuk transportasi menyusuri sungai sangat memungkinkan. Ke depan kami juga akan mengusulkan kepada Dinas Perhubungan agar menyusun rencana transportasi sungai untuk membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan,” ucapnya.

Lebih jauh, Politisi asal Demokrat itu mengusulkan sejumlah rute yang dinilai potensial, di antaranya dari kawasan Sungai Dama atau Jembatan 2 menuju Pasar Segiri, serta rute Loa Bakung menuju kawasan Big Mall melalui Sungai Mahakam. Menurutnya, masyarakat dapat memarkir kendaraan di sekitar dermaga, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan kapal menuju pusat kota.

Baca Juga  Relokasi Gudang ke Palaran Didukung DPRD Samarinda, IR Sutami Dinilai Tak Lagi Ideal

Ia menilai layanan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai transportasi, tetapi juga harus memberikan kenyamanan bagi penumpang.

“Artinya kapalnya harus dibuat lebih bagus, interiornya diperindah. Bahkan kalau memungkinkan ada fasilitas seperti coffee shop di dalam kapal, sehingga penumpang tidak merasa jenuh selama perjalanan,” katanya.

Selain itu, Andriansyah mengusulkan agar pengembangan transportasi sungai dipadukan dengan pembatasan kendaraan di pusat kota pada akhir pekan. Menurutnya, langkah tersebut dapat mendukung pelaksanaan Car Free Night sekaligus menghidupkan kawasan Tepian Mahakam dan Teras Samarinda sebagai ruang publik dan destinasi wisata, sehingga transportasi sungai benar-benar menjadi alternatif mobilitas masyarakat di masa mendatang. (Adv/ DPRD Samarinda)

Baca Juga  Majelis Taklim Mangkurawang Terima Bantuan Rebana dan Seragam, Jawaban atas Aspirasi Warga Saat Safari Subuh
تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar