Sewa 4 Kapal Ketinting, Disdikbud Bontang Alokasikan Rp695 Juta untuk Guru di Pesisir

sinarkaltim.id

Kepala Diadikbud Bontang, Abdu Safa Muha/(Istimewa)

BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mengalokasikan anggaran sebesar Rp695 juta untuk menyewa empat kapal ketinting yang digunakan para guru di wilayah pesisir pada 2026.

Keputusan ini diambil untuk memastikan guru dapat menjalankan tugas mengajar dengan lancar dan aman, tanpa harus terbebani biaya operasional kapal sendiri.

Nantinya, kapal yang disewa akan melayani sekolah di Pulau Gusung, Tihi-Tihi, dan Selangan.

Hal itu diungkapkan, Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha. Katanya, penyewaan dipilih karena lebih efisien dibandingkan jika pemerintah harus membeli dan mengelola kapal sendiri.

Baca Juga  Pemuda Kukar Diundang Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Wirausaha Muda Pemula 2025

“Dengan menyewa kapal, kami tidak perlu repot urus perawatan dan bahan bakar, sehingga biaya lebih efisien dan tetap aman bagi guru. Kapal ini beroperasi setiap hari untuk mengantar guru ke sekolah, dan bisa juga digunakan siswa untuk kegiatan belajar,” ujarnya, Rabu, (8/4/2026).

Selain itu, sebagian kapal yang digunakan berasal dari warga sekitar. Hal ini sekaligus menjadi bentuk dukungan masyarakat terhadap pendidikan di wilayah pesisir. Apalagi guru yang mengajar di daerah ini setiap hari harus menempuh perjalanan menantang di laut, sehingga keberadaan kapal yang aman sangat vital.

Baca Juga  Pemkab Kukar Kembangkan Zona Pertanian Prioritas untuk Dukung Ketahanan Pangan

“Fasilitas ini bukan sekadar transportasi, tapi juga bagian dari perhatian pemerintah kota terhadap guru yang bekerja di pesisir. Kami ingin mereka bisa mengajar dengan nyaman dan fokus, tanpa terganggu masalah transportasi,” tegasnya.

Penyediaan kapal ketinting juga termasuk dalam program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang. Pemerintah berkomitmen memberikan fasilitas memadai bagi guru yang bertaruh nyawa setiap hari untuk mengajar anak-anak di pulau-pulau terpencil.

Baca Juga  Warga dan UMKM Didorong Jaga Kebersihan Ikon Baru Tenggarong

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keamanan penumpang menjadi hal utama. Setiap kapal dilengkapi standar keselamatan dasar, dan operator kapal dipilih dari warga yang sudah berpengalaman di laut.

“Guru di pesisir menghadapi tantangan berbeda dengan guru di kota. Kapal ini kami sediakan agar perjalanan mereka aman, sehingga mereka bisa fokus mengajar dan memberikan pembelajaran yang maksimal kepada siswa,” tukasnya.

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar