BONTANG – Proses penjaringan peserta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMP/MTs tahun 2026 mulai bergulir. Sekolah-sekolah di Kota Bontang kini diminta menyiapkan siswa terbaiknya untuk bersaing di ajang bergengsi tersebut.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menegaskan bahwa seleksi akan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat sekolah sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
Kasi Kurikulum dan Peserta Didik Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Okto Arbianta Hutahean, mengatakan seluruh cabang lomba telah disiapkan untuk menjaring potensi seni pelajar secara maksimal.
“Ada delapan kategori yang dilombakan, mulai dari menyanyi hingga kreativitas musik tradisional,” ujarnya, Sabtu (18/04/2026).
Adapun delapan cabang lomba tersebut meliputi ilustrasi, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, pantomim, ansambel campuran tiga alat musik, tari kreasi, serta kreativitas musik tradisional.
Menurutnya, sekolah memiliki peran krusial dalam tahap awal seleksi, karena harus memastikan peserta yang dikirim benar-benar memiliki kesiapan dan kemampuan untuk bersaing.
“Sekolah punya peran penting dalam memastikan peserta yang dikirim benar-benar siap bersaing,” tegasnya.
Selain itu, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi peserta, di antaranya belum pernah meraih juara pertama FLS3N tingkat nasional pada cabang dan jenjang yang sama di tahun sebelumnya, serta masih berstatus siswa aktif kelas 7 atau 8 saat pendaftaran.
“Dengan mekanisme ini, diharapkan proses seleksi dapat menghasilkan perwakilan terbaik yang mampu bersaing hingga tingkat nasional,” tukasnya.




