BONTANG – Sinergi antara dunia pendidikan dan industri terus diperkuat di Kota Bontang melalui berbagai program pembelajaran berbasis praktik. Salah satunya terlihat dalam Program Sekolah Energi Berdikari (SEB) di SMP Negeri 5 Bontang.
Program yang dijalankan bekerja sama dengan Pertamina melalui Pertamina Gas (Pertagas) ini dinilai menjadi contoh nyata kolaborasi yang mampu memperkaya pengalaman belajar siswa, khususnya di bidang energi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha, menyebut keterlibatan pihak industri memberikan nilai tambah dalam proses pembelajaran di sekolah.
“Kolaborasi ini menjadi kekuatan, karena siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan wawasan langsung dari dunia industri,” ujarnya, Jumat (17/04/2026).
Menurutnya, kehadiran program seperti SEB membuka peluang bagi siswa untuk mengenal lebih dekat isu energi sekaligus memahami pentingnya pemanfaatan energi yang ramah lingkungan.
Selain itu, pendekatan kolaboratif ini juga dinilai mampu mendorong sekolah untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Melalui kerja sama antara pemerintah daerah, sekolah, dan perusahaan, Disdikbud berharap model pembelajaran seperti ini dapat diperluas ke sekolah lain di Bontang.
“Ini bisa menjadi contoh bagaimana pendidikan dan industri berjalan seiring untuk menyiapkan generasi masa depan,” pungkasnya.




