SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya meningkatkan fokus dan konsentrasi atlet pencak silat yang akan berlaga di ajang Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNas) di Kendari pada 17 November 2024.
Salah satu langkah yang diambil adalah mengimbau pengurangan penggunaan gadget selama pemusatan latihan (TC).
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading menegaskan bahwa gadget dapat mengganggu konsentrasi atlet.
“Penggunaan gadget menciptakan kebisingan informasi yang dapat mengalihkan fokus dalam berlatih,” ujar Rasman.
Ia juga meminta pelatih untuk mengontrol penggunaan gadget atlet, serta menambah porsi latihan fisik agar waktu di luar latihan tak banyak terpakai untuk hal-hal yang kurang produktif.
Dispora Kaltim juga tetap memperhatikan pola makan dan aktivitas atlet demi menjaga kondisi fisik optimal.
Targetnya adalah agar tim pencak silat Kaltim dapat mencapai posisi juara 1 atau 2 di ajang Pra POPNas, dengan harapan setidaknya separuh dari atlet yang berangkat berhasil lolos ke babak selanjutnya.
Sebanyak 35 atlet pencak silat Kaltim akan bertanding dalam 23 kategori kelas, terdiri dari kelas putra, putri, dan seni.
Dengan pengurangan distraksi gadget dan latihan yang lebih terfokus, diharapkan mereka mampu tampil maksimal di kompetisi nasional tersebut.
“Saya minta pelatih untuk membatasi penggunaan gadget, sehingga para atlet dapat berlatih lebih serius,” pungkasnya.




