Disdikbud Bontang Minta Seluruh SMP Negeri Tekankan Sekolah Ramah Anak

sinarkaltim.id

Ilustrasi/(Istimewa)

BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang mendorong seluruh sekolah untuk menerapkan standar pendidikan ramah anak menyusul capaian SMP Negeri 9 yang meraih penghargaan Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA) kategori Madya tingkat nasional.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menilai capaian tersebut menjadi contoh konkret bagi sekolah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

Baca Juga  Tanpa Bimbel Berbayar, SDN 008 Bontang Utara Maksimalkan Peran Guru untuk Dongkrak Prestasi Siswa

“Ini prestasi yang membanggakan dan harus menjadi contoh bagi sekolah lain untuk menghadirkan lingkungan belajar yang ramah anak,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam memastikan peserta didik dapat belajar tanpa tekanan, sekaligus mendapatkan perlindungan yang memadai selama proses pendidikan.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 9 Bontang, Lilyn Indriyawati, menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan Disdikbud dan organisasi perangkat daerah terkait.

Baca Juga  Petani dan Kelompok Tani Jadi Tulang Punggung, Kukar Toreh Prestasi Nasional di Bidang Pangan

“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama, bukan hanya dari sekolah, tetapi juga dukungan berbagai pihak,” ungkapnya.

Ia menegaskan, capaian tersebut bukan sekadar simbol prestasi, melainkan tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang berpihak pada anak.

“Ini menjadi tanggung jawab kami untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas sekolah yang ramah anak,” katanya.

Baca Juga  SPNF SKB Bontang Jadi “Jembatan Kedua” Pendidikan bagi Warga Putus Sekolah

Dalam ajang penghargaan LPKRA yang digelar di Jakarta pada 7 April 2026, terdapat tujuh lembaga penerima penghargaan tingkat nasional. Dua di antaranya berasal dari Kalimantan Timur, yakni SMP Negeri 9 Bontang dan SDN 002 Bontang Selatan.

“Dengan pencapian ini digarapkan semakin banyak sekolah di Bontang yang mengadopsi konsep serupa guna menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berorientasi pada perlindungan anak,” pungkasnya.

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar