BONTANG – Keterbatasan anggaran untuk kegiatan non-akademik di SMP Negeri 1 Bontang tidak menghalangi para pembina ekstrakurikuler untuk terus membina siswa hingga berprestasi. Dengan honor yang masih terbatas, para pembina tetap menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendampingi berbagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Kepala SMP Negeri 1 Bontang, Riyanto, mengatakan bahwa kondisi minimnya anggaran untuk pembinaan ekstrakurikuler telah berlangsung cukup lama. Namun, hal itu tidak mengurangi komitmen para pembina dalam menjalankan tugas.
“Walaupun honor masih terbatas, para pembina tetap berkomitmen menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Menurut Riyanto, semangat pembina yang tetap konsisten mendampingi siswa menjadi faktor utama keberhasilan sekolah dalam mempertahankan prestasi non-akademik. Berbagai ekstrakurikuler tetap berjalan aktif dengan partisipasi siswa yang tinggi.
Ia menilai, capaian prestasi yang diraih siswa menjadi bukti bahwa semangat dan dedikasi pembina mampu mengatasi keterbatasan fasilitas maupun dukungan anggaran.
“Ini adalah bukti nyata tingginya semangat pembina dan siswa, meski di tengah keterbatasan fasilitas dan anggaran,” pungkasnya.




