Daya Tampung Terbatas, SMPN 4 Bontang Siapkan Kuota Maksimal 175 Siswa Baru

sinarkaltim.id

SMPN Negeri 4 Bontang Barat/(Istimewa)

BONTANG – SMP Negeri 4 Bontang membuka peluang bagi calon peserta didik baru pada tahun ajaran 2026 dengan menyiapkan lima rombongan belajar (rombel).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Endang Wahyuningsih, mengatakan bahwa kebijakan pembukaan lima rombel tersebut bukan tanpa alasan. Pihak sekolah menyesuaikan jumlah kelas dengan kapasitas ruang belajar yang tersedia serta jumlah siswa yang lulus pada tahun ajaran sebelumnya.

“Kami membuka lima rombel, sesuai dengan jumlah lulusan dan ketersediaan ruang belajar,” ujarnya saat ditemui, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga  SMPN 3 Bontang Kirim Penari ke Rentas Budaya Borneo 2.0 di Malaysia

Jika mengacu pada ketentuan minimal, total siswa yang dapat diterima sebanyak 160 orang. Namun dengan skema optimalisasi hingga 35 siswa per kelas, kuota maksimal bisa mencapai 175 siswa.

“Tapi untuk kondiisi di lapangan bisa kita lihat saat proses penerimaan berlangsung,” sebutnya.

Lebih lanjut, Endang menambahkan, keterbatasan ruang kelas menjadi salah satu faktor utama yang membuat sekolah belum bisa menambah jumlah rombel. Hingga saat ini, belum ada penambahan ruang belajar baru yang signifikan, sehingga pihak sekolah harus menyesuaikan dengan fasilitas yang ada.

Baca Juga  Kementerian Imbau Larangan Gadget, Disdikbud Bontang Siapkan 1.651 Tablet untuk Dukung Pembelajaran Digital di Sekolah

Kondisi ini berpotensi memicu persaingan yang cukup ketat di kalangan calon siswa baru, terutama bagi mereka yang menjadikan SMP Negeri 4 Bontang sebagai sekolah tujuan utama.

Di sisi lain, hingga saat ini pihak sekolah masih menunggu kejelasan terkait mekanisme resmi penerimaan peserta didik baru. Pembagian jalur seperti zonasi, afirmasi, dan prestasi belum dapat dipastikan karena petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang belum diterbitkan.

Baca Juga  SDN 006 Bontang Maksimalkan Potensi Siswa Lewat Pemetaan Bakat

“Untuk jalur penerimaan masih dibahas di dinas. Juknisnya juga belum kami terima, jadi kami masih menunggu arahan,” jelasnya.

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar