PLN Bidik Pemadaman Bergilir Rampung pada 13 Juli, Komisi I DPRD Samarinda Sampaikan Penjelasan

sinarkaltim.id

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra (ist)

Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, menanggapi polemik pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Samarinda dalam beberapa waktu terakhir.

Saat ditemui awak media di Kantor DPRD Kota Samarinda, Samri mengatakan pihaknya telah menerima penjelasan dari PT PLN (Persero) UP3 Samarinda mengenai penyebab pemadaman tersebut. Menurutnya, PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan layanan listrik yang terjadi.

“PLN silaturahmi sekaligus menyampaikan permohonan maaf, sekaligus laporan tentang pemadaman listrik secara bergilir yang terjadi selama ini,” Ujar Samri, Senin (6/7/2026)

Menurut Samri, pihak PLN menjelaskan bahwa pemadaman listrik bergilir dilakukan sebagai dampak dari proses perbaikan serta adanya kendala teknis pada sistem kelistrikan. Kondisi tersebut, kata dia, membuat pemadaman sementara di sejumlah wilayah tidak dapat dihindari.

Baca Juga  Ardiansyah Dorong Alat Press Sampah untuk Tingkatkan Pendapatan Bank Sampah di Samarinda

“Mereka menyampaikan bahwa pemadaman listrik yang terjadi itu karena ada kesalahan teknis, ada perbaikan. Sehingga diadakan pemadaman secara bergilir,” ujarnya.

Samri mengatakan pihak PLN juga telah menyampaikan target penyelesaian pemadaman listrik bergilir. Menurutnya, perusahaan menargetkan pasokan listrik di Kota Samarinda dapat kembali normal mulai 13 Juli 2026.

“Mereka menjamin sekitar mulai tanggal 13 mungkin sudah tidak ada lagi pemadaman,” ucapnya.

Baca Juga  Serapan Anggaran Dishub Samarinda Capai 30 Persen, Komisi III Soroti Progres Program Fisik

Saat dimintai tanggapan mengenai target tersebut, Samri mengatakan pihak PLN memastikan proses penanganan gangguan masih ditargetkan rampung pada bulan ini sehingga layanan kelistrikan dapat kembali berjalan normal.

“Bulan ini. Tadi sempat nyebut di tanggal 13. Mudah-mudahan tidak meleset,” katanya.

Samri juga menanggapi isu yang belakangan ramai diperbincangkan publik dan dikaitkan dengan pemadaman listrik. Namun, ia menegaskan persoalan tersebut tidak dibahas dalam penjelasan yang disampaikan pihak PLN maupun dalam pembicaraan bersama DPRD.

“Tadi kita enggak membahas masalah itu. Tapi kalau lihat pembahasannya, enggak ada hubungannya sebenarnya. Ini murni ada perbaikan, maintenance yang dilakukan secara berkala,” ujarnya.

Baca Juga  Krisis Guru di Samarinda, Novan: Masalah Klasik yang Belum Terselesaikan

Ia menambahkan, selama ini masyarakat lebih banyak menerima informasi yang beredar di ruang publik sehingga memunculkan berbagai spekulasi terkait penyebab pemadaman listrik. Menurut Samri, melalui penjelasan langsung dari pihak PLN, DPRD memperoleh informasi yang lebih utuh mengenai kondisi yang sebenarnya.

“Karena informasinya selama ini tidak kita dapatkan secara resmi, jadi isu di luar berkembang. Hari ini mereka datang silaturahmi secara resmi, jadi kita mendapatkan informasi yang valid, langsung dari sumbernya,” tutup Samri. (Adv/ DPRD Samarinda)

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar