Disdikbud Bontang Dorong Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Tekan Risiko Pelajar Bawa Motor

sinarkaltim.id

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha/(Istimewa)

BONTANG – Keselamatan pelajar menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menyikapi masih ditemukannya siswa SMP yang membawa sepeda motor ke sekolah meski belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan perlunya langkah bersama antara sekolah dan orang tua untuk mencegah kebiasaan tersebut agar tidak berlanjut.

Ia menyebut, upaya pencegahan dapat dimulai dengan memperkuat imbauan di lingkungan sekolah serta meningkatkan kesadaran orang tua terkait risiko yang dapat terjadi di jalan raya.

Baca Juga  SMPN 1 Bontang Prioritaskan Kualitas, Tolak Tambah Kuota Meski Minat Tinggi

“Ini perlu menjadi perhatian bersama. Lebih baik ada imbauan yang jelas, karena ini menyangkut keselamatan anak-anak kita,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Abdu menegaskan, penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar di bawah umur tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.

Karena itu, ia mendorong orang tua untuk lebih berperan dalam memastikan anak-anak mereka berangkat ke sekolah dengan aman, baik dengan diantar langsung maupun menggunakan transportasi yang lebih aman.

Baca Juga  Sukses Digelar, Ratusan Siswa Kukar Antusias Ikuti Gemblengan Masuk PKN STAN, Bupati Edi Damansyah Beri Motivasi Langsung

“Kalau bisa diantar orang tua atau menggunakan transportasi yang lebih aman seperti ojek online, itu jauh lebih baik,” tambahnya.

Selain peran orang tua, ia juga meminta pihak sekolah untuk aktif memberikan edukasi serta pengawasan kepada siswa agar tidak membawa kendaraan bermotor sebelum memenuhi syarat berkendara.

Disdikbud Bontang menilai, sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci utama dalam menekan angka pelajar yang menggunakan sepeda motor ke sekolah sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya keselamatan sejak dini.

Baca Juga  Bukan Sekadar Penghargaan, SDN 006 Bontang Selatan Jadikan Adiwiyata Sebagai Budaya Hidup

“Ini bukan hanya soal aturan, tetapi soal keselamatan generasi kita,” pungkasnya.

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar