TENGGARONG – Mahasiswa Kutai Kartanegara (Kukar) yang menempuh pendidikan di Yogyakarta kini tidak lagi perlu khawatir soal tempat tinggal.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar belum lama ini telah meresmikan Asrama Mahasiswa Kukar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan generasi mudanya.
“Asrama Mahasiswa Kukar ini kami siapkan bukan hanya sebagai tempat tinggal, tapi sebagai rumah kedua yang nyaman bagi mahasiswa kita di tanah rantau,” ujar Bupati Kukar, Edi Damansyah.
Asrama yang terletak di jantung Kota Yogyakarta ini terdiri atas dua gedung dengan total 23 kamar dan daya tampung hingga 46 mahasiswa.
Setiap kamar telah dilengkapi fasilitas dasar seperti ranjang tingkat, meja belajar, dan lemari pakaian. Asrama putri juga memiliki ruang tamu khusus untuk menerima kunjungan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kukar Wiyono menjelaskan, pembangunan dilakukan secara bertahap sejak 2023.
“Tahun pertama kami fokus pada pondasi dan lantai satu, kemudian dilanjutkan pembangunan menyeluruh di 2024. Sekarang asrama sudah siap dihuni dengan fasilitas lengkap,” jelasnya.
Tak hanya membangun fisik gedung, Pemkab Kukar juga menanggung kebutuhan dasar seperti listrik, air, dan mebelair.
Bahkan, Bupati Edi menyatakan kesiapan pemerintah menambahkan kipas angin dan CCTV sesuai permintaan mahasiswa.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemkab Kukar tidak hanya dalam hal pembangunan fisik, tetapi juga dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warganya yang sedang menuntut ilmu jauh dari kampung halaman.




