Warga Pesisir Kersik Produksi Garam Mandiri Lewat Inovasi Rumah Tunnel

sinarkaltim.id

Kepala DKP Kukar, Muslik (istimewa)
Kepala DKP Kukar, Muslik (istimewa)

Sinarkaltim.id, TENGGARONG – Warga Desa Kersik, Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menapaki jalur kemandirian ekonomi melalui produksi garam berbasis rumah tunnel.

Inovasi ini menjanjikan masa depan baru bagi masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Rumah tunnel berukuran 15×4 meter, terbuat dari plastik dan pipa, mampu menghasilkan 600 hingga 700 kilogram garam per panen.

Baca Juga  RUPS Bank Kaltimtara Jadi Sorotan, Iswandi: Semua Pemegang Saham Berhak Tahu

Sejak 2024, dua kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) di desa ini berhasil memproduksi sekitar satu ton garam melalui metode tersebut.

“Produksi garam ini tak hanya memanfaatkan sumber daya alam, tetapi dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik.

Metode tunnel dianggap sangat cocok untuk wilayah beriklim lembap dan curah hujan tinggi karena mampu melindungi proses penguapan air garam dari gangguan cuaca.

Baca Juga  DPRD Samarinda Soroti Data Pedagang dan Pembagian Kios Pasar Pagi

Muslik berharap industri garam ini dapat menjadi sektor alternatif yang menjanjikan bagi masyarakat pesisir.

“Melalui pengembangan industri garam, mereka punya peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan,” pungkasnya.

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar