DKP Kukar Gencarkan Gemarikan untuk Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak

sinarkaltim.id

Ilustrasi anak (foto : Freepik)
Ilustrasi anak (foto : Freepik)

Sinarkaltim.id, KUTAI KARTANEGARA – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pencegahan stunting dan peningkatan gizi masyarakat, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) terus menggencarkan pelaksanaan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Kepala DKP Kukar, Muslik mengungkapkan bahwa program ini menjadi salah satu strategi unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mencegah dan menekan angka stunting di daerah.

Baca Juga  Kembangkan Budidaya Ikan di Darat, DKP Kukar Arahkan Fokus ke Loa Ulung

Stunting sendiri adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak janin dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun.

Ciri utama stunting adalah tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya, dan sering kali disertai dengan perkembangan kognitif (berpikir dan belajar) yang terhambat.

Baca Juga  UMKM Kukar Tembus 59 Ribu, Pelaku Usaha Diimbau Terus Inovatif dan Berkualitas

Oleh karena itu, pihaknya secara aktif terus mengedukasi masyarakat mengenai manfaat mengonsumsi ikan.

“Kami menyadari bahwa ikan adalah sumber protein hewani yang kaya akan nutrisi penting bagi pertumbuhan anak,” kata Muslik.

Melalui program ini, DKP Kukar secara aktif menargetkan kelompok rentan yang terdampak stunting, seperti ibu hamil dan keluarga dengan anak balita. Muslik menegaskan pentingnya membentuk pola konsumsi bergizi sejak dini.

Baca Juga  Dari Ruang Kelas, Nilai Pancasila Ditanamkan untuk Cegah Radikalisme di Kukar

“Harapan kami, pola konsumsi makanan bergizi dapat dibentuk sejak dini dan berkelanjutan,” pungkasnya.

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar