DKP Kukar Gencarkan Gemarikan untuk Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak

sinarkaltim.id

Ilustrasi anak (foto : Freepik)
Ilustrasi anak (foto : Freepik)

Sinarkaltim.id, KUTAI KARTANEGARA – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pencegahan stunting dan peningkatan gizi masyarakat, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) terus menggencarkan pelaksanaan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Kepala DKP Kukar, Muslik mengungkapkan bahwa program ini menjadi salah satu strategi unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mencegah dan menekan angka stunting di daerah.

Baca Juga  SDN 012 Bontang Selatan Fokus Pemerataan Akses Lewat Penataan Kuota SPMB 2026/2027

Stunting sendiri adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak janin dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun.

Ciri utama stunting adalah tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya, dan sering kali disertai dengan perkembangan kognitif (berpikir dan belajar) yang terhambat.

Baca Juga  Karhutla Jadi Ancaman Saat Kemarau, Celni Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Oleh karena itu, pihaknya secara aktif terus mengedukasi masyarakat mengenai manfaat mengonsumsi ikan.

“Kami menyadari bahwa ikan adalah sumber protein hewani yang kaya akan nutrisi penting bagi pertumbuhan anak,” kata Muslik.

Melalui program ini, DKP Kukar secara aktif menargetkan kelompok rentan yang terdampak stunting, seperti ibu hamil dan keluarga dengan anak balita. Muslik menegaskan pentingnya membentuk pola konsumsi bergizi sejak dini.

Baca Juga  Cetak Juara Tanpa Henti, SMP 4 Bangun Tim Basket Sejak Usia SDSudah Terbiasa Tes Online, Siswa SMPN 1 Bontang Tak Kesulitan Jalani TKA Perdana

“Harapan kami, pola konsumsi makanan bergizi dapat dibentuk sejak dini dan berkelanjutan,” pungkasnya.

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar