BONTANG – Dunia pendidikan di Kota Bontang terus bergerak menuju pembelajaran berbasis digital. Sejumlah sekolah kini mulai memanfaatkan papan pintar atau layar interaktif sebagai pengganti papan tulis konvensional di ruang kelas.
Inovasi ini menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif, di mana guru dapat menyajikan materi secara visual, sementara siswa lebih mudah memahami pelajaran melalui tampilan digital yang terhubung dengan teknologi internet.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan penggunaan papan pintar merupakan bagian dari upaya transformasi pembelajaran di era digital.
Menurutnya, meskipun penerapannya belum merata di seluruh sekolah, kehadiran teknologi ini sudah memberikan dampak positif dalam proses belajar mengajar.
“Memang belum semua sekolah mendapat fasilitas ini, tetapi sudah mulai membantu proses pembelajaran agar lebih interaktif dan menarik,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan, penggunaan perangkat tersebut tetap berada dalam pengawasan guru untuk memastikan pemanfaatannya sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.
Selain papan pintar, Pemerintah Kota Bontang juga telah menyalurkan sekitar 1.651 unit tablet untuk siswa kelas VIII dan IX di SMP negeri. Perangkat tersebut digunakan secara terbatas di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pembelajaran digital yang terkontrol.
“Harapannya, proses belajar mengajar semakin efektif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan di era teknologi yang memang dibutuhkan saat ini,” tukasnya.




