SAMARINDA – Dalam upaya memperkuat pengembangan pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tidak hanya berfokus pada penyelarasan visi, tetapi juga memastikan efisiensi anggaran melalui program-program yang terintegrasi.
Subkoordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi menyampaikan bahwa rapat kerja khusus akan menjadi forum penting bagi pemerintah kabupaten/kota dan provinsi untuk saling berbagi rencana program kepemudaan yang akan dilaksanakan pada 2025 mendatang.
“Jadi ada pemaparan program dari kabupaten/kota apa saja program mereka di 2025, dan begitu provinsi memaparkan programnya, yang bisa sinergi dilakukan bersama, kita agendakan untuk dilaksanakan bersama,” ujar Rusmulyadi.
Sinergi ini, lanjut dia, bertujuan untuk menghindari tumpang tindih dalam pelaksanaan program kepemudaan.
Dengan agenda yang terkoordinasi, pemerintah dapat memaksimalkan hasil program dan mendukung pemberdayaan pemuda secara menyeluruh.
Karena itu dirinya percaya bahwa investasi dalam program kepemudaan yang terstruktur dan kolaboratif akan berdampak positif dalam mencetak generasi muda yang berkualitas, inovatif, dan mampu berkontribusi pada pembangunan daerah secara signifikan.
“Yang bisa sinergi dilakukan bersama, kita agendakan untuk dilaksanakan bersama ini dalam rangka penghematan anggaran agar tidak ada pemborosan,” pungkasnya.




