KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mengembangkan aplikasi Bestari untuk mengintegrasikan data kependudukan, sosial ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan potensi wilayah di tingkat Rukun Tetangga (RT). Sistem ini disiapkan untuk memperkuat basis data kewilayahan sekaligus mendukung pelaksanaan program RT Ku Terbaik.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan aplikasi Bestari dirancang untuk memudahkan pengurus RT menyusun dan mengelola profil wilayah secara digital. Data yang sebelumnya dihimpun secara konvensional nantinya dapat dikelola dalam satu sistem terintegrasi.
“Jadi prinsipnya, nanti pengurus RT itu memiliki alat atau sarana untuk menginformasikan kewilayahannya. Mereka akan mengelola aplikasi Bestari ini untuk memberikan informasi berkaitan dengan profil wilayahnya,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/10/2026).
Data yang dihimpun mencakup luas wilayah, jumlah penduduk, kebutuhan masyarakat, kondisi sosial ekonomi, serta potensi ekonomi di setiap RT. Informasi mengenai kesehatan dan pendidikan, termasuk kondisi stunting di lingkungan masyarakat, juga akan menjadi bagian dari basis data tersebut.
Menurut Arianto, data yang terstruktur dapat membantu pemerintah memetakan potensi sekaligus mengidentifikasi persoalan di lingkungan masyarakat. Karena itu, pengembangan Bestari tidak hanya ditujukan untuk mendigitalisasi administrasi, tetapi juga memperkuat kemampuan pengurus RT dalam mengelola informasi kewilayahan.
“Penguatan RT melalui program RT Ku Terbaik ini bukan hanya kegiatan-kegiatan yang ada di RT, tetapi juga bagaimana pengurus RT bisa membuat dan mengelola data informasi kewilayahannya,” jelasnya.
DPMD Kukar mengembangkan aplikasi Bestari bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar. Server aplikasi direncanakan ditempatkan di Diskominfo, sedangkan akses terhadap informasi di dalamnya akan disesuaikan dengan kebutuhan berbagai pihak.
Penggunaan Bestari akan berjalan seiring pelaksanaan program RT Ku Terbaik tanpa harus menunggu peluncuran khusus. Pengurus RT nantinya diarahkan mengelola data dan profil wilayah melalui aplikasi tersebut.
“Ketika program RT Ku Terbaik berjalan, seluruh pengurus RT nantinya akan mengelola sistem informasi wilayahnya melalui aplikasi Bestari,” kata Arianto.
Selain Bestari, DPMD Kukar juga menyiapkan aplikasi terpisah untuk memantau pelaksanaan program RT Ku Terbaik. Aplikasi tersebut akan mencatat tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pengusulan, persetujuan, pelaksanaan, hingga pelaporan.
“Untuk pelaksanaan programnya, nanti kita buat aplikasi tersendiri. Semua perencanaan yang mereka usulkan, yang disetujui dan dilaksanakan, sampai pelaporannya juga akan terinput di dalam aplikasi,” tutupnya. (Adv/kr)




