BONTANG – Inovasi menarik lahir dari Program Serambi Flora SD Negeri 006 Bontang Selatan. Para siswa berhasil mengolah hasil kebun sekolah berupa bayam dan daun basil menjadi produk makanan ringan berupa keripik sehat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik yang melibatkan siswa secara langsung, mulai dari proses menanam, merawat, hingga mengolah hasil panen. Bayam dan basil yang sebelumnya ditanam di area sekolah kini memiliki nilai tambah setelah diolah menjadi camilan.
Pembina kegiatan, Zakia Nur Masruroh, mengatakan bahwa pengolahan keripik ini tidak hanya melatih keterampilan siswa, tetapi juga mengenalkan konsep pemanfaatan hasil tanaman secara kreatif.
“Siswa tidak hanya belajar menanam, tetapi juga bagaimana mengolah hasilnya menjadi produk yang bisa dikonsumsi,” ujarnya, Kamis (16/04/2026).
Menurutnya, proses pembuatan keripik dilakukan secara sederhana dan aman, dengan pendampingan guru. Siswa diajak memahami tahapan mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga penyajian.
Selain menumbuhkan kreativitas, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya konsumsi makanan sehat. Bayam yang kaya nutrisi dipadukan dengan aroma khas basil memberikan cita rasa unik pada keripik yang dihasilkan.
Program ini sekaligus memperkuat nilai kerja sama dan tanggung jawab antar siswa. Mereka terlibat dalam setiap proses, sehingga muncul rasa bangga terhadap hasil karya sendiri.
“Kami ingin siswa memiliki pengalaman nyata, bahwa dari hal sederhana seperti berkebun bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai,” pungkasnya.




