BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menilai program wajib belajar malam berjalan efektif sejak diterapkan beberapa bulan terakhir.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparudin, mengatakan penilaian tersebut didasarkan pada laporan serta hasil evaluasi tim patroli yang rutin melakukan pemantauan di lapangan. Menurutnya, perubahan perilaku pelajar mulai terlihat sejak program diberlakukan.
“Efeknya sangat terlihat, anak-anak lebih sering berada di rumah,” ujarnya.
Program wajib belajar malam ini diterapkan setiap pukul 19.00 hingga 21.00 Wita. Kebijakan tersebut bertujuan untuk mendorong pelajar memanfaatkan waktu malam sebagai jam belajar di rumah, sekaligus mengurangi aktivitas berkeliaran di luar.
Dalam pelaksanaannya, Disdikbud tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Petugas di lapangan tidak langsung memberikan sanksi kepada pelajar yang masih ditemukan berada di luar rumah saat jam belajar. Sebaliknya, mereka memberikan imbauan secara humanis agar pelajar kembali ke rumah.
Program ini melibatkan tim dari tingkat kelurahan serta gabungan unsur terkait yang secara rutin melakukan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan menjadi tempat berkumpulnya pelajar.
Saparudin menambahkan, keterlibatan berbagai pihak menjadi salah satu faktor yang mendukung pelaksanaan program berjalan dengan baik di lapangan.
Pemerintah berharap program wajib belajar malam ini dapat terus meningkatkan kedisiplinan pelajar serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan waktu belajar di rumah secara optimal.




