Disdikbud Bontang Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru di Era Pembelajaran Digital

sinarkaltim.id

Foto bersama para pengajar di Bontang/(Istimewa)

BONTANG – Transformasi pembelajaran digital di Kota Bontang tidak hanya soal penyediaan fasilitas, tetapi juga kesiapan tenaga pendidik dalam mengoptimalkannya di ruang kelas.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menekankan bahwa peran guru menjadi kunci utama dalam keberhasilan penerapan teknologi pendidikan di sekolah.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyebutkan bahwa penggunaan perangkat seperti smart board dan tablet harus diiringi dengan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang lebih interaktif.

Baca Juga  Dorong UMKM Kukar Naik Kelas, Diskop UKM Fokus pada Sertifikasi dan Inovasi

“Perangkat sudah tersedia, sekarang bagaimana guru bisa memaksimalkan penggunaannya agar pembelajaran lebih hidup dan mudah dipahami siswa,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan lagi pada ketersediaan sarana, melainkan pada adaptasi metode mengajar di era digital. Guru dituntut tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran.

Baca Juga  Disdikbud Kota Bontang Siapkan Rekrutmen 127 Guru pada 2026

Untuk itu, Disdikbud terus menggelar pelatihan dan pendampingan guna meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan teknologi pendidikan.

Melalui langkah ini, diharapkan proses belajar mengajar tidak lagi monoton, melainkan lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini.

“Digitalisasi ini harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, agar manfaatnya benar-benar dirasakan siswa,” tutupnya.

Baca Juga  Disdamkarmatan Kukar Tetap Gencarkan Edukasi Kebakaran Meski Hadapi Keterbatasan Sarpras
تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar