Pencemaran Lingkungan Meningkat, DPRD Samarinda Dorong Transisi ke Kendaraan Listrik

sinarkaltim.id

Motor Listrik Karya Anak Bangsa (ist)

Samarinda – Perkembangan zaman yang diikuti meningkatnya aktivitas kendaraan bermotor menjadi salah satu perhatian dalam upaya menjaga kualitas lingkungan perkotaan. Penggunaan kendaraan ramah lingkungan dinilai dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi pencemaran udara di Kota Samarinda.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Adriansyah, mengatakan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan perlu diperluas, tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan tempat tinggal, tetapi juga pilihan dalam menggunakan kendaraan sehari-hari.

“Menjaga lingkungan bukan hanya soal kebersihan rumah, tetapi juga bagaimana kita menggunakan kendaraan,” ujar Adriansyah, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga  Bangun Disiplin Sejak Pagi, SMPN 3 Bontang Biasakan Siswa Salat Duha dan Tadarus Sebelum Kelas

Menurutnya, penggunaan kendaraan bermotor berbahan bakar fosil turut berkontribusi terhadap emisi yang berdampak pada kualitas udara. Karena itu, masyarakat dinilai perlu mulai mempertimbangkan alternatif transportasi yang lebih ramah terhadap lingkungan.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah kendaraan listrik. Selain menjadi bagian dari perkembangan teknologi transportasi, kendaraan listrik dinilai memiliki potensi untuk membantu mengurangi polusi udara yang berasal dari emisi kendaraan.

Baca Juga  Teras Samarinda Tahap 2 Akhirnya Dibuka, Celni Apresiasi Upaya Pemkot Samarinda

“Motor listrik bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengurangi polusi. Anak muda sekarang harus mulai melihat kendaraan listrik,” katanya.

M. Adriansyah menilai kalangan anak muda memiliki peran penting dalam mendorong perubahan pola penggunaan kendaraan. Dengan semakin terbiasanya generasi muda menggunakan teknologi transportasi ramah lingkungan, diharapkan kesadaran tersebut dapat berkembang lebih luas di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, upaya menjaga kualitas lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, masyarakat, maupun pelaku usaha perlu memiliki kesadaran yang sama dalam mengurangi dampak pencemaran di kawasan perkotaan.

Baca Juga  Tanggapi Arus Hoaks, Diskominfo Kukar Ajak Media Perkuat Literasi Informasi

“Semakin banyak masyarakat menggunakan kendaraan ramah lingkungan, semakin besar pula kontribusinya dalam menciptakan kualitas lingkungan perkotaan yang lebih baik,” jelasnya.

Ia berharap perkembangan kendaraan listrik dapat diikuti dengan kesiapan infrastruktur pendukung sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam beralih ke transportasi yang ramah lingkungan.

Langkah tersebut, menurutnya, dapat menjadi bagian dari upaya jangka panjang menciptakan Kota Samarinda yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. (Adv/ DPRD Samarinda)

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Topik

Tinggalkan komentar