Dua Jenazah di RSUD AWS Akhirnya Dimakamkan, Proses Ditanggung Rumah Sakit

sinarkaltim.id

Ilustrasi RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda (ist)

Samarinda – Dua jenazah tanpa identitas yang sebelumnya berada di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda akhirnya dimakamkan di TPU Serayu, Samarinda Utara, Senin (24/8/2026). Proses pemakaman dilakukan setelah pihak rumah sakit menunggu kepastian terkait kemungkinan adanya keluarga yang datang untuk mengambil jenazah.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie, menjelaskan keberadaan kedua jenazah tersebut di RSUD AWS bukan karena terkendala persoalan biaya. Pihak rumah sakit masih menunggu kemungkinan adanya keluarga yang ingin membawa dan memakamkan jenazah di lokasi yang telah disiapkan.

Baca Juga  Dispora Kaltim Siap Bangun Fasilitas Khusus Pickleball, Target 2025 Mendatang

“Bukan karena biaya, kemungkinan ada keluarga yang kemudian ingin membawa dan memakamkannya di tempat yang sudah disiapkan, jadi menunggu pihak keluarga,” kata Novan, Jumat (28/8/2026)

Setelah tidak ada kepastian dari pihak keluarga, kedua jenazah tersebut kemudian dimakamkan di TPU Serayu, Samarinda Utara.

Novan menegaskan seluruh proses pemulasaraan selama kedua jenazah berada di RSUD AWS ditanggung oleh pihak rumah sakit. Dengan demikian, penanganan jenazah tidak dibebankan kepada masyarakat maupun pihak keluarga.

Baca Juga  PS GKN Kukar Disiapkan untuk Peringatan HUT ke-80 RI, Audisi Digelar untuk Pelajar Berbakat

Selain proses pemulasaraan di rumah sakit, Novan juga memastikan pemakaman di TPU Serayu tidak dikenakan biaya.

“Pemakaman Serayu tidak ada biaya pemakaman,” tegasnya.

Menurut Novan, penanganan jenazah tanpa identitas tetap harus dilakukan dengan memperhatikan aspek kemanusiaan. Rumah sakit bersama instansi terkait perlu memastikan jenazah mendapatkan proses pemulasaraan dan pemakaman yang layak meskipun identitas maupun keluarganya belum diketahui.

Baca Juga  Portal Ditabrak, Lampu Dicuri: Dishub Ungkap Penyebab Gelapnya Jembatan Mahkota II

Ia menilai koordinasi dan pendataan juga menjadi bagian penting dalam proses penanganan jenazah tanpa identitas. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan apabila sewaktu-waktu terdapat pihak yang mengaku sebagai keluarga, informasi mengenai keberadaan jenazah dapat ditelusuri.

Dengan dimakamkannya kedua jenazah di TPU Serayu, penanganan terhadap dua jenazah tanpa identitas yang sebelumnya berada di RSUD AWS tersebut kini telah diselesaikan. (Adv/ DPRD Samarinda)

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Topik

Tinggalkan komentar