BONTANG – Upaya menciptakan lingkungan belajar yang tertib dan kondusif terus diperkuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang. Salah satu langkah yang diandalkan adalah penerapan pembiasaan kegiatan religius di sekolah sebagai fondasi pembentukan budaya positif.
Kebijakan ini dinilai bukan hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga berdampak langsung pada keteraturan dan kenyamanan proses belajar mengajar di sekolah.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan bahwa kegiatan religius yang dilakukan secara rutin mampu membangun kedisiplinan siswa secara alami.
“Ini bagian dari pembiasaan disiplin dan pembentukan karakter siswa,” ujarnya Sabtu (18/04/2026).
Menurutnya, ketika siswa terbiasa menjalankan aktivitas secara terstruktur dan bernilai positif, maka suasana sekolah pun ikut terbentuk menjadi lebih tertib. Hal ini berpengaruh pada meningkatnya fokus siswa dalam mengikuti pembelajaran.
Selain itu, pembiasaan religius juga membantu menanamkan nilai tanggung jawab dalam diri siswa, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Disdikbud melihat pendekatan ini sebagai langkah strategis untuk membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter.
“Harapannya jadi kebiasaan baik sampai mereka dewasa,” pungkasnya.




