BONTANG – Raihan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional oleh SD Negeri 006 Bontang Selatan tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menegaskan keberhasilan sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan secara nyata.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni nasional di Taman Mini Indonesia Indah pada 11 Desember 2025 lalu, yang diikuti oleh berbagai sekolah dari seluruh Indonesia.
Perwakilan sekolah, Zakia Nur Masruroh selaku guru pembina ekstrakurikuler, hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan hasil instan, melainkan proses panjang yang melibatkan seluruh elemen sekolah.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir kami. Justru ini bukti bahwa kebiasaan kecil yang kami bangun setiap hari ternyata membawa dampak besar,” ujar Zakia, Senin (13/04/2026).
Menurutnya, program Adiwiyata di SDN 006 Bontang Selatan tidak dijalankan sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi sudah menjadi bagian dari keseharian siswa.
“Anak-anak di sini sudah terbiasa menjaga kebersihan tanpa disuruh, memilah sampah dengan sadar, bahkan saling mengingatkan. Itu yang paling kami banggakan,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan lingkungan harus dimulai dari hal sederhana namun konsisten.
“Kami tidak ingin hanya mengajarkan teori. Kami ingin anak-anak benar-benar hidup dengan nilai peduli lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah,” tambahnya.
Zakia berharap, penghargaan ini bisa menjadi motivasi untuk terus menjaga konsistensi yang sudah dibangun.
Dengan pendekatan tersebut, SDN 006 Bontang Selatan tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga generasi yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini
“Prestasi ini menjadi pengingat bagi kami semua untuk tidak berhenti. Tantangan sebenarnya adalah bagaimana kami mempertahankan dan terus meningkatkan budaya ini,” pungkasnya.




