Literasi Terpadu dan Arsip Modern Jadi Target Diarpus Kukar

sinarkaltim.id

Ilustrasi literasi (Freepik)
Ilustrasi literasi (Freepik)

TENGGARONG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Diarpus) Kutai Kartanegara (Kukar) mengusulkan pembangunan depo arsip dan perpustakaan terpadu yang representatif sebagai bagian dari visi jangka panjang dalam penguatan sistem kearsipan dan budaya literasi daerah.

Plt. Kepala Diarpus Kukar, Rinda Desianti, mengatakan bahwa pihaknya berencana mengajukan permohonan langsung kepada Bupati Kukar untuk mewujudkan pembangunan fasilitas yang terintegrasi tersebut.

Baca Juga  CFD Tenggarong Dinilai Belum Tertata, Pemkab Kukar Siapkan Fasilitas Baru dan Penataan Estetik

“Depo arsip harus dibangun dengan perencanaan matang, mulai dari luas bangunan, suhu ruangan, hingga ketahanan arsip untuk jangka panjang, bahkan sampai 50 tahun ke depan,” tegas Rinda.

Selain aspek infrastruktur, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya arsiparis di lingkungan OPD. Menurutnya, pengelolaan arsip yang baik menjadi fondasi utama akuntabilitas birokrasi.

Baca Juga  Dispora Kukar Ajak Pemuda Kreatif Bidang Grafika Unjuk Gigi di Anugerah Inspirasi Pemuda 2025

“Harapan kami, nantinya depo arsip dan perpustakaan bisa dibangun dalam satu kawasan agar terintegrasi. Gerakan membaca buku secara manual kini mulai digalakkan kembali, dan kami ingin terus mendorong kebiasaan ini tumbuh di tengah masyarakat,” tambahnya.

Tak hanya itu, Diarpus Kukar juga tengah mengembangkan Taman Pintar sebagai ruang literasi yang edukatif dan tematik. Ruang tersebut dirancang untuk menyasar isu-isu pertanian, peternakan, perikanan, dan lingkungan hidup agar relevan dengan kebutuhan lokal.

Baca Juga  PELTI Kukar Prioritaskan Revitalisasi Lapangan Tenis, Genjot Pembinaan Atlet Usia Dini

“Kami ingin Taman Pintar memuat konten-konten literasi yang berkaitan dengan pertanian, peternakan, perikanan, dan isu lingkungan,” pungkas Rinda.

تحميل...

Baca Juga

Bagikan:

Tinggalkan komentar