KUTAI KARTANEGARA – Peningkatan kualitas hidup masyarakat desa di Kutai Kartanegara (Kukar) kian terasa.
Pelayanan dasar yang makin mudah, infrastruktur yang lebih baik, hingga ketahanan pangan yang terjaga menjadi indikator keberhasilan pembangunan desa.
Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto kemajuan tersebut tidak terlepas dari peran aktif semua elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga partisipasi masyarakat.
“Peningkatan status desa harus memenuhi sejumlah indikator. Contoh jalan menuju ke suatu desa itu mulus, ketahanan pangan melimpah,” ujar Arianto.
Arianto menjelaskan bahwa indikator yang digunakan meliputi infrastruktur, ketahanan pangan, data statistik, dan pelayanan dasar.
Semua itu menjadi penentu utama bagi desa untuk bisa naik status, dari berkembang menjadi maju, dan dari maju menjadi mandiri.
Namun, ia menekankan bahwa pencapaian ini tidak bisa dilakukan secara sektoral. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan OPD teknis, dunia usaha, dan masyarakat desa itu sendiri.
“Peningkatan status desa ini bukan hanya sebagai tanda. Tapi dapat mempermudah pelayanan dasar dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.




