BONTANG – Capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 89,15 yang diraih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang pada 2025 tidak datang secara instan. Angka dengan kategori “Sangat Baik” itu merupakan hasil dari serangkaian pembenahan sistem layanan yang terus dilakukan secara bertahap.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama dalam beberapa tahun terakhir, terutama melalui inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Capaian IKM sebesar 89,15 ini menjadi bukti bahwa kualitas layanan kami terus mengalami peningkatan,” ujarnya, Sabtu (18/04/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah langkah strategis yang dilakukan meliputi penyederhanaan prosedur administrasi, pemanfaatan teknologi informasi, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Disdikbud.
Menurutnya, kombinasi dari berbagai upaya tersebut berdampak langsung pada kepuasan masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan.
“Perbaikan tidak hanya dari sistem, tapi juga dari kesiapan SDM dalam memberikan pelayanan yang lebih responsif,” tambahnya.
Selain itu, komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik. Setiap unit layanan didorong untuk lebih cepat tanggap dan mampu memberikan solusi yang tepat bagi masyarakat.
Ke depan, Disdikbud menegaskan akan terus melakukan evaluasi secara berkelanjutan guna mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut.
“Kami berkomitmen mempertahankan dan terus meningkatkan capaian ini melalui evaluasi berkelanjutan,” pungkasnya.



