BONTANG – Sebanyak 17 sekolah dasar di Kota Bontang berpeluang mendapatkan program revitalisasi dari pemerintah pusat. Program ini menjadi harapan baru bagi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di berbagai sekolah, baik negeri maupun swasta.
Revitalisasi yang direncanakan mencakup berbagai bentuk perbaikan, mulai dari rehabilitasi bangunan hingga pembangunan fasilitas baru. Sekolah-sekolah dengan kondisi kerusakan cukup tinggi menjadi prioritas dalam program tersebut.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Nuryadi Bakhtiar. Katanya, penetapan sekolah penerima bantuan sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah pusat berdasarkan data yang terinput dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
“Penentuan ini bukan dari usulan daerah, tetapi berdasarkan data riil yang diinput sekolah melalui Dapodik. Di sana terlihat kondisi bangunan, kekurangan ruang, hingga tingkat kerusakan,” ujarnya, Rabu (15/04/2026).
Menurutnya, sekolah dengan tingkat kerusakan di atas 50 persen menjadi prioritas untuk mendapatkan penanganan, terutama dalam bentuk rehabilitasi berat.
Sejumlah sekolah yang masuk dalam daftar rencana revitalisasi di antaranya akan menerima bantuan yang bervariasi, seperti rehabilitasi ruang kelas, perbaikan bangunan, hingga pembangunan fasilitas penunjang seperti laboratorium, perpustakaan, kantin, dan ruang UKS.
“Program ini diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan dan keamanan siswa dalam belajar, sehingga proses pembelajaran bisa berjalan lebih optimal,” tambahnya.
Meski demikian, hingga saat ini Disdikbud Bontang masih menunggu surat keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait realisasi bantuan tersebut.
“Kami berharap seluruh sekolah yang masuk daftar benar-benar bisa mendapatkan bantuan, karena ini sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar,” tutupnya.
Adapun sekolah yang masuk dalam daftar revitalisasi meliputi SD negeri dan swasta di berbagai wilayah Kota Bontang, seperti SD Nurul Iman, SD Galilea, SD Muhammadiyah, YPPI, serta sejumlah SD negeri di Bontang Barat, Selatan, dan Utara.



