BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menggelar pembahasan petunjuk teknis bersama para kepala sekolah dan pengawas, untuk mengoptimalkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini.
Fokus utama dalam pembahasan kali ini bukan hanya pada aturan teknis, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia di sekolah, khususnya operator dan panitia pelaksana SPMB.
Para peserta dibekali pemahaman menyeluruh terkait alur pendaftaran, penggunaan aplikasi, hingga proses verifikasi dan validasi data calon peserta didik.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparudin, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan SPMB sangat bergantung pada kesiapan dan sinergi seluruh pihak di lapangan.
“Kegiatan kemarin itu, pembekalan untuk sekolah, dan pihak kami, agar di lapangan berperan sesuai sesuai dengan fungsi masing-masing. Karena kami mau pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan optimal, transparan, dan akuntabel,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Rabu (1/4/2026)
Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi kecurangan dalam proses penerimaan siswa baru.
Dengan pembekalan ini, diharapkan setiap sekolah di Bontang mampu menjalankan proses SPMB secara profesional dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan semakin meningkat.
“Harapannya, seluruh unsur—baik dinas, sekolah, maupun operator—dapat bekerja sama dan menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab demi terselenggaranya proses penerimaan murid baru yang berkualitas dan berintegritas,” tutupnya.




