TENGGARONG — Pemulihan tempat tinggal menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur setelah kebakaran melanda kawasan Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu, Tenggarong, Kutai Kartanegara. Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan rencana pembangunan kembali rumah warga akan dibahas bersama pemerintah kabupaten setelah penanganan darurat.
Hal itu disampaikan Seno saat meninjau lokasi bekas kebakaran dan dapur umum bersama Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, Kamis (8/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, keduanya menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak.
“Pasca musibah kebakaran ini, kita melakukan tahap normalisasi dan perbaikan. Kami akan meninjau ulang bagaimana nanti pembangunannya melalui rumah layak huni,” ujar Seno.
Menurutnya, pembahasan lebih lanjut dengan Pemkab Kukar diperlukan agar warga dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak. Pemprov dan pemerintah kabupaten akan berkoordinasi menangani kebutuhan masyarakat sesuai kewenangan serta kemampuan pemerintah.
Selain pemulihan rumah, Seno menyampaikan rencana penguatan sarana penanggulangan kebakaran. Beberapa titik sumur bor akan disiapkan sebagai sumber air untuk hidran guna membantu mengantisipasi kejadian serupa.
“Guna mengantisipasi terjadinya musibah kebakaran, nantinya akan dibuatkan beberapa titik sumur bor untuk hidran air,” katanya.
Seno turut menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut. Ia mengakui bantuan pemerintah tidak dapat mengganti seluruh kerugian warga, tetapi diharapkan mampu meringankan beban dan memenuhi sebagian kebutuhan selama pemulihan.
Bantuan logistik bersumber dari APBD yang disalurkan meliputi 70 sak beras, 70 kilogram gula pasir, 140 kaleng kornet, 70 dus mi instan, serta masing-masing 70 kaleng sarden dan susu kental manis. Pemerintah juga menyediakan 70 kemasan isi ulang minyak goreng.
Untuk kebutuhan sandang dan kebersihan, bantuan mencakup masing-masing 100 kaus berkerah pria, daster wanita, kaus dalam pria, sarung, handuk, paket perlengkapan mandi, dan selimut. Pakaian dalam wanita turut disalurkan, berikut 41 set seragam serta 41 pasang sepatu sekolah.
Adapun perlengkapan pengungsian untuk 70 kepala keluarga terdiri atas 70 lembar terpal, 70 matras, 140 bantal, dan 70 paket peralatan dapur. Bantuan dari APBN melengkapi kebutuhan tersebut melalui 140 kasur D2025, 70 paket Kids Ware 2025, dan 70 paket Family Kit C2025.
Seno mengapresiasi penanganan yang dilakukan Pemkab Kukar bersama BPBD, Dinas Sosial, TNI, Polri, relawan, dunia usaha, dan masyarakat. Ia menilai kerja bersama seluruh pihak penting untuk membantu keluarga terdampak melewati masa sulit.
Kunjungan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar, Kepala Dinas Sosial Kaltim, Kepala BPBD Kaltim, Kepala Dinas Sosial Kukar, Camat Tenggarong, serta lurah setempat.




